Warna

January 09, 2011
Warna


Biru slalu menerpa hidupku
Hitam tak lagi mampu menggelapiku
Merah tak tahan memanasiku
Bahkan degradasi tak ada tempat lagi


Itu karena dia adalah mata airku
itu karena dia adalah sinarku
itu karena dia adalah cahayaku
itu karena dia adalah terangku


Slamanya, aku tak mau hitam membuatku buta
Sampai akhir waktu, aku tak sudi merah memaksaku tuk marah
Di ujung batas, aku tak rela, degradasi menguasai ragaku
Akhir titik, aku sangat rela, biru kan selalu malu tuk pergi


Dedy Respianto, November 2010
READ MORE - Warna

Kata Akhir Itu Ada

Kata Akhir Itu Ada


Kata kan berhenti pada koma
Kalimat kan berujung pada titik
Perintah kan tersedak pada laku
Air kan bermuara pada tepian

Tatapan.................
Kehiidupan...................
Masalah.....................
Jati diri

Smua kan bertemu pada titik akhir.












Dedy Respianto, November 2010
READ MORE - Kata Akhir Itu Ada

Tangismu, Deritaku

Tangismu, Deritaku


Bila rasamu sakit, itu pedihku
Saat hatimu terluka, itu perihku
Ketika tangismu berderai, itu jeritanku
'Pabila hidupmu susah, itu kelamku


Ku tau bunga kan sadar
ku tau bulan kan ngerti
ku tau langit kan paham
ku tau bintang kan terima


Karena........
Jiwa ini, jiwamu
Raga ini, ragamu
Satu ini,, satumu
Seribu ini, seribumu




Dedy Respianto, November 2010
READ MORE - Tangismu, Deritaku

Dia

Dia


Lelaki harusnya tak selalu angkuh karena jiwamu bukan punyamu
Lelaki tak semestinya congkak karena dirimu bukan milikmu
Lelaki tak sewajarnya memihak karena adilmu bukan hendakmu
Lelaki tak seyogyanya menindas karena kuasa bukan darimu


Angkuh...................................................
Congkak..........................................
Memihak............................
Menindas.................

Segala itu adalah bersumber dari manusiamu
Namun semua itu takkan disadari ketika hati jiwamu terkungkung olehnya
Oh., ... Enyahlah segala itu dari benakmu dan lahirmu
Karena semua takkan pernah kekal dan nyata kelaknya



Dedy Respianto, June 2010
READ MORE - Dia

Cinta

C i n t a

Hari-hariku tak terasa sepi dan kosong
Tulang-tulangku tak terasa lunglai dan letih
Bulu-buluku tak terasa gersang dan layu
kulit-kulitku tak terasa kering dan pekat

Aku tak tau kenapa, mengapa, dan bagaimana..
Tapi aku yakin inilah cinta
Ia datang menyelubungi tubuhku, jiwaku dan ragaku
Aku tak mau terpisah darinya meskipun maut memaksaku

Desember menjadi awal atas pengakuan cinta sebenarnya
Bulan yang begitu berarti dan terindah bagiku
Seakan enggan beranjak ke bulan lain ketika ia datang menggodaku
Seakan ingin menepis yang lainnya, ketika ia tersenyum padaku

Tuhan, akankah kau beri cinta sebenarnya dan seutuhnya padaku
Keyakinan selalu bertengker di benakku
Kepastian akan selalu berdiri di belakang bayangku.
Karena aku hidup karena cintanya dan atas nama cinta aku berada.

Dedy Respianto, May 2010
READ MORE - Cinta

Kapan Akhir itu Datang

Kapan akhir itu Datang


Kau uji aku dengan sakit
Kau beri aku kegelishan
Kau dengarkan aku dengan tangisan
Kau hujamkan aku dengan penantian


Namun,............
Aku akan slalu tegar
Aku tak kan goyah
Aku sangup tuk tabah
Aku tak kan bergeming


Tapi..............
Aku tak tau kapan waktu kan letih
Aku tak tau kapan matahari kan berhenti bersinar
Aku tak tau kapan pangeranku kan menghampiri
Aku tak tau kapan putriku kan datang

Dan..............
Ku yakin, Dia kan beri aku walau terkadang ragu
Ku kan selalu berharap
Ku tak kan henti berdoa

Namun ku tak tau kapan?
Tapi ku percaya waktu kan segera menepi




Dedy Respianto, November 2010
READ MORE - Kapan Akhir itu Datang

Karya Mu

KaryaMu

Hijau tanahMu
Biru langitmu
Hitam malamMu
Merah apimu

Ku kan slalu kagum
Ku kan slalu bersyukur
Ku kan slalu berkata "Subhanallah"
Ku kan slalu berucap 'amazing'

Kau rela untuk ku
Kau sudi beri ku
Kau kasih 'tuk ku
Kau campakkan 'tuk ku

Sanggupkah ku terima
Mampukah ku jaga
Kuatkah ku lestarikan
Bertenagakah ku wariskan

Dedy Respianto, November 2010
READ MORE - Karya Mu

Tak Ada Jawab

Tak ada Jawab

Terkadang ragu manakala, tak terjawab
Lain waktu goyah ketika beda dengan yang ada
Tatkala Smua pudar oleh smua hal yang beda dari hati
Tatkala sgala terkikis karena kontradiksi

Haruskah aku bertahan
Mampukah aku tak timpang
Kuasakah aku bertekuk lutut
Sanggupkah diri tak bergeming

Kiranya, hati merasa kecil, itu kan terjawab
Saat jiwa tak angkuh, itu kan terlepas
Seandainya, raga tak congkak, itu kan terbiasa
Apabila muka tak mendongak,itu kan musnah


Dedy Respianto, October 2010
READ MORE - Tak Ada Jawab

Sisi Lainku

Sisi Lainku

Dia adalah kasihku, analogi diriku
Dia adalah jiwaku, kembaran nyawaku
Dia adalah ragaku, jelmaanku
Dia adalah napasku, perumpamaanku
Dia adalah sisi lainku, transformasiku

Bunga adalah hatinya, yang slalu ingin ku cium
Madu adalah helaan nafasnya, yang enggan ku hempas
Gula adalah sikapnya, yang tak ingin ku tepis
Payung adalah kerlingnya, yang slalu menyejukkanku
Pena adalah spiritnya, yang slalu membuatku slalu ingin hidup

Kau bisa melihatku, darinya
kau bisa mengenalku, darinya
Kau bisa pahamiku, darinya
Kau bisa mengertiku, darinya
Kau bisa selamiku, darinya

Ya, dia adalah sisi lainku yang tersembunyi, yang takkan pernah usang bersama dengan waktu



Dedy Respianto, Juli 2010
READ MORE - Sisi Lainku